"Kerja Keras, Cerdas, Gotong-Royong"

8 month ago admin

Yayasan Damandiri Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim Piatu

Pada 22 Juni 2016, bertepatan dengan hari ke-17 puasa Ramadhan 1437 H, Yayasan Damandiri menggelar kegiatan buka bersama. Bertempat di Ruang Parangkusumo lantai 2 Gedung Granadi Jakarta, Yayasan yang telah dua puluh tahun menjalankan komitmennya peduli membantu mengentaskan keluarga pra sejahtera melalui kegiatan pemberdayaan ini, menjadikan acara buka bersama sebagai momen untuk menguatkan kebersamaan, tetap peduli dan berbagi kepada sesama.

“Yayasan ini didirikan oleh Pak Harto sebaggai warga masyarakat.,” kata Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaja pada kata sambutannya.  

“Pak Harto itu siapa?” tanya Menteri Koperasi di era Kabinet Pembangunan.

  “Presiden Republik Indonesia ke 2!” jawab anak-anak yatim piatu serempak.

Pada kegiatan yang dihadiri Ketua dan pengurus Yayasan Damandiri, serta ketua maupun pengurus dari tujuh Yayasan yang didirikan almarhum HM Soeharto ini, menghadirkan penceramah untuk penyegaran rohani Ridwan Mukri dengan tausiahnya bertajuk “Penerapan Asmaul Husna Dalam Kehidupan sehari-hari”.

Dalam tausiahnya, Ridwan Mukri mengungkapkan, sejak didirikan hingga saat ini sejatinya Yayasan Damandiri telah melaksanakan kaidah-kaidah yang terkandung dalam Asmaul Husna, di antaranya Damandiri selalu memberikan bantuan menyantuni (ya haliim) pada ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu bahkan puluhan juta keluarga-keluarga miskin dari segala lapisan masyarakat di hampir seluruh Indonesia yang dilakukan dengan penuh kasih (ya rohmaan) dan sayang (ya rohiim).

“Sehingga kegiatan yang dilakukan Yayasan Damandiri ini merupakan perilaku luhur (ya jaliil), mulia (ya kariim) dan terpuji (ya hamiid), serta para pengurus Yayasan yang meneruskan amanah pendiri menjalankannya dengan penuh amanah (ya wakiil) dan terus menghimpun (ya jaami’) kebersamaan dan kehidupan gotong royong agar terus memberikan manfaat (ya naafi’) bagi mereka yang membutuhkan, utamanya keluarga-keluarga prasejahtera,” KATA Ridwan Mukri.

Serta pada akhir tausiahnya juga dipanjatkan doa bagi almarhum Presiden RI ke 2 HM Soharto dan almarhumah Ibu Negara Tien Soeharto.

Usai mendengarkan tausiah dan doa, cucu pendiri Yayasan, Danty Indriastuti Purnamasari bersama Ketua Yayasan Damandiri periode 2016-2020 Subiakto Tjakrawerdaja dan Ketua Dewan Pengawas Pembina Prof Dr Haryono Suyono secara simbolis menyerahkan santunan kepada 9 anak yatim piatu mewakili sekitar 90 anak yatim piatu lainnya yang berasal dari Yayasan Darussalam Menteng, Yayasan Attaqwa Depok dan Yayasan Alkalam Setiabudi.


0 Comments

Leave a Reply