"Kerja Keras, Cerdas, Gotong-Royong"

14 days ago admin

Unit Usaha Warung Damandiri KUD Argomulyo Mulai Bergeliat Editor: Mahadeva Wahyu Sugianto Jurnalis

Unit Usaha Warung Damandiri KUD Argomulyo Mulai Bergeliat 

Editor: Mahadeva Wahyu Sugianto

unit Usaha KUD Sahabat Mandiri Sejahtera, Warung Damandiri di desa Argomulyo - Foto Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Koperasi Unit Desa (KUD) Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo baru berdiri beberapa bulan. Namun di usianya yang masih dini organisasi tersebut nampak mengalami perkembangan yang terbilang sangat menggembirakan.

Hal tersebut terlihat dari perkembangan unit usaha seperti Warung Damandiri maupun homestay yang mulai tumbuh bergeliat di tengah masyarakat. Organisasi tersebut terus berupaya memberikan manfaat untuk masyarakat di sekitarnya.

Manager KUD Sahabat Mandiri Sejahtera Argomulyo, Sumardi, mengatakan saat ini KUD memang masih masih mencari bentuk dan menyesuaikan dengan kondisi maupun potensi desa sekitar. Terlebih dikatakan keberadaan KUD sebagaimana koperasi pada umumnya memiliki prinsip tidak boleh mematikan usaha warga yang lebih dulu ada.

“Untuk Warung Damandiri, saat ini sudah mulai berjalan. Kita menjual berbagai macam kebutuhan masyarakat seperti sembako maupun makanan dan minuman ringan serta pernak-pernik oleh-oleh untuk tamu pengunjung Moseum Memorial Soeharto. Untuk jumlah pengunjung mencapai 50 orang pada hari biasa dan 100 orang lebih saat akhir pekan, dengan omset mencapai Rp12-15juta,” katanya, Selasa (7/11/2017).

Manager KUD Sahabat Mandiri Sejahtera Argomulyo, Sumardi, – Foto : Jatmika H Kusmargana

Sumardi mengatakan unit usaha KUD berupa Warung Damandiri juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan tanpa mengesampingkan kebutuhan. Yakni dengan membangun sinergi bersama warga desa lainnya. Diantaranya adalah penyediaan sembako dengan harga bersaing.

Termasuk juga menyiapkan sarana layanan Internet atau wifi, di warung tersebut. “Kita terus membangun sinergi dengan masyarakat, agar warga sekitar juga ikut merasa memiliki KUD ini. Tidak justru merasa tersaingi,” katanya.

Salah satu kendala unit usaha KUD berupa warung Damandiri tersebut adalah keterbatasan ruang berupa gudang untuk penyimpanan bahan sembako yang dijual. Sehingga pengurus pun mencari solusi dengan tidak menstok barang dagangan namun, langsung mengirim ke pelanggan lewat layanan delivery order begitu ada permintaan penjualan.

“Untuk karyawan warung sendiri ada 2 orang. Sedangkan pengurus koperasi ada 4 orang. Namun kita masih harus saling bantu karena memang keterbatasan tenaga yang ada,” katanya.

Sementara itu untuk unit usaha KUD berupa homestay sendiri, dikatakan Sumardi, memang masih belum bisa berjalan maksimal. Hal itu terjadi karena kendala utama terkait urusan pemasaran yang belum bisa maksimal. Baik itu dalam hal pemanfaatan website untuk promosi, maupun kerjasama dengan link usaha pariwisata terkait.

“Untuk homestay memang belum bisa maksimal. Kita masih terkendala soal pemasaran. Memang kita harus pintar-pintar membangun link dan memaksimalkan potensi wisata yang ada. Untuk saat ini kita masih akan fokus untuk perbaikan layanan dulu, berupa pemasangan Internet atau wifi,” katanya.

Sumber: https://www.cendananews.com/2017/11/unit-usaha-warung-damandiri-kud-argomulyo-mulai-bergeliat.html


0 Comments

Leave a Reply