"Kerja Keras, Cerdas, Gotong-Royong"

6 month ago admin

Desa Mandiri Efektif Atasi Kemiskinan di Era Globalisasi

 

SENIN, 1 MEI 2017

YOGYAKARTA --- Program Desa Mandiri Lestari menjadi fokus utama Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) dalam melakukan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia pada 2017. Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja, mengatakan, konsep pengembangan dari lingkup desa itu dipilih karena dinilai paling efektif serta paling efisien dalam mengatasi persoalan kemiskinan di era globalisasi saat ini. 

Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja sedang memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Pengurus Yayasan Damandiri dengan Pelaksana Operasional Program Desa Mandiri Lestari di Yogyakarta.

"Desa merupakan wilayah terkecil yang terdapat di Indonesia. Sebagai sebuah kelembagaan, desa sangat tepat untuk dikembangkan menjadi lembaga yang efektif dan efisien. Dengan jumlah penduduk sekitar 10-15 ribu jiwa, desa layak dikelola menjadi desa mandiri, dalam arti memiliki daya saing, posisi tawar tinggi, serta efisiensi," katanya dalam acara Pertemuan Pengurus Yayasan Damandiri dengan Pelaksana Operasional Program Desa Mandiri Lestari, di Yogyakarta, Minggu (30/4/2017), malam. 

Subiakto mengatakan, konsep Desa Mandiri Lestari sebenarnya bukanlah konsep baru yang dicetuskan Yayasan Damandiri. Program Desa Mandiri Lestari justru merupakan program yang secara konsep sudah digagas sejak awal saat pendirian Yayasan Damandiri pada 1996 silam oleh Presiden RI ke-2, HM Soeharto, Haryono Suyono, dan dua tokoh lainnya. 

"Konsep Desa Mandiri Lestari sebenarnya sudah dipikirkan sejak awal Yayasan Damandiri didirikan. Dimana untuk mengentaskan kemiskinan harus berangkat dari desa. Namun, saat itu, pendekatan melalui lingkup desa ini belum dilakukan," katanya. 

Subiakto menjelaskan, pada awal pendiriannya, Yayasan Damandiri masih melakukan upaya pengentasan kemiskinan melalui lingkup kelompok, yakni lewat program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Terdapat sebanyak 11 juta anggota yang tersebar di sekitar 500 ribu kelompok UPPKS se-Indonesia yang telah dibentuk Yayasan Damandiri sebelum 1998.

Pada 2000, program UPPKS itu bahkan telah didukung dengan pengembangan program lainnya berupa Kredit Keluarga Sejahtera dan Tabungan Keluarga Sejahtera. Pada 2006, program tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Pos Pemberdayaan Keluaga (Posdaya) yang hingga saat ini mencapai jumlah sekitar 55 ribu di seluruh Indonesia.

Setelah itu, pada 2016, Yayasan Damandiri melakukan upaya penguatan kelembagaan sejumlah Posdaya tersebut, untuk menerima program Tabungan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja). Saat ini, terdapat sebanyak 345 kelompok Posdaya yang menerima program Tabur Puja dengan jumlah anggota mencapai 34 ribu orang. 

"Jadi, program Desa Mandiri Lestari ini bukan tidak berkesinambungan dengan program lainnya. Program Desa Mandiri Lestari ini justru merupakan wujud dari cita-cita awal Yayasan Damandiri, sekaligus kelanjutan dari program-program yang telah ada sebelumnya," katanya. 

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana / Editor: Satmoko / Foto:  Jatmika H Kusmargana
http://www.cendananews.com/2017/05/desa-mandiri-efektif-atasi-kemiskinan.html

0 Comments

Leave a Reply