"Kerja Keras, Cerdas, Gotong-Royong"

7 month ago admin

Berkat Tabur Puja, Lansia 7 Cucu Ini Berdaya di Usia Senja

Berkat Tabur Puja, Lansia 7 Cucu Ini Berdaya di Usia Senja
SABTU, 15 APRIL 2017
BANTUL ----  Usia memang tidak bisa menjadi alasan seseorang untuk tidak produktif dan berdaya. Hal itulah yang coba dibuktikan seorang nenek lansia Jayatun (62) warga Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. 

Nenek 7 orang cucu ini masih berdaya dengan mampu mencari tambahan penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Saat orang lain seusianya tidak bekerja, ia justru memilih berbisnis kecil-kecilan di rumahnya. 

Sejak muda Jayatun gemar berdagang. Setiap hari dia biasa membuat aneka masakan di rumah untuk ia jual dengan cara dititipkan ke warung-warung dekat rumahnya. Aneka makanan mulai dari jajanan, sayur, dan lauk-pauk ia buat sendiri dengan tangannya. 

Adalah program Tabur Puja Yayasan Damandiri yang membantu membuatnya berdaya di usia senja. Sejak program Tabur Puja yang dijalankan KUD Tani Makmur mulai masuk ke dusunnya pada 2013 lalu, Jayatun yang sebelumnya tak memiliki modal, kini menjadi bisa memulai dan mengembangkan usahanya. 


Jayatun.
"Sebelumnya saya tidak memiliki modal untuk membuka usaha. Namun setelah ada program Tabur Puja, saya diberikan pinjaman modal usaha Rp1,5 juta, Rp2juta, dan Rp3juta. Dari situlah saya bisa memulai usaha dan mengembangkannya," kata wanita yang kini tinggal berdua bersama suaminya itu. 

Selain digunakan untuk membeli bahan mentah dagangan, modal usaha dari Tabur Puja itu juga ia gunakan untuk membeli alat keperluan dapur seperti alat penggorengan, wadah makanan, hingga kompor. Usahanya yang semula seadanya perlahan mulai mengalami perkembangan. 

Dagangn makanan Jayatun semakin hari semakin berkembang dan bervariasi. Berbagai jenis makanan seperti sop, sayur lodeh, opor, rendang, bakmi, ayam goreng, mangut lele, dan sebagainya ia buat untuk ia jual dengan cara dititipkan. 

"Saya mulai mencicil memasak itu pukul 1 dini hari. Nanti selepas subuh dilanjutkan. Jam setengah enam itu semua makanan sudah harus saya antar ke warung-warung,"ujarnya. 

Dari semula yang tak memiliki penghasilan apapun, kini Jayatun bisa mendapat pemasukan hingga Rp50 ribu per hari. Selain sebagian ia tabung untuk mengangsur pinjaman, dari hasil jualan makanan itu ia juga bisa mencukupi kebutuhannya sendiri tanpa mengharap dari suami atau anak-anaknya yang seluruhnya telah berkeluarga. 

 "Ya Alhamdulillah bisa untuk nyicil angsuran. Selain itu juga bisa untuk ikut kumpulan atau arisan. Kadang kalau pas cucu datang juga bisa untuk nyangoni. Yang jelas saya jadi punya kegiatan yang saya suka dan bisa menghasilkan," katanya. 

Jurnalis: Jatnika H Kusmargana/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Jatnika H Kusmargana

http://www.cendananews.com/2017/04/berkat-tabur-puja-lansia-7-cucu-ini.html


0 Comments

Leave a Reply